#scenefiction

Dia

Aku ingin memeluknya saat ini juga. Berlari, dan menangis di punggungnya. Sampai sesenggukan.Meneriakkan semua kalimat yang selalu bertebaran di kepalaku, agar aku tidak lagi kelelahan menahannya.Orang bilang, tidak mungkin dua orang berlainan jenis bisa tulus bersahabat. Apalagi dua orang...

Kehilangan(mu)

Aku menulis ini karena akhirnya aku bisa menyadari kalau ternyata aku masih bisa berjalan lagi.Kalau ternyata, kehilangan(mu) bukanlah akhir bagi duniaku. Mungkin akhir dari cerita bahagiaku yang ini, tapi bukan akhir dari cerita bahagiaku yang lain. Kenyataannya hidupku terus...

Tidak Seharusnya Melakukan Itu

Ini menyenangkan. Mendengarmu bercerita sepanjang malam dengan setiap kalimat yang tidak pernah dibuat-buat. Menikmati ketidakmampuanmu untuk berhenti bercerita karena kamu memang sepertinya sangat suka melakukannya. Menikmati momen-momen ketika tanganmu bergerak menirukan orang yang kamu ceritakan, atau ketika kamu memilin...

Kalau Kamu Membaca Ini

Kalau kamu membaca ini, kamu pasti mengerti rasanya rindu, tapi tidak bisa mengatakannya kepadamu. Baiklah, mungkin bukan rindu tentangmu (kamu sering mengatakan itu), tapi rindu tentang kehangatan perbincangan kita. Bukan orangnya. Kalau memang iya, kalau memang aku hanya rindu...

Aku Ingin

Aku ingin melihat mata cokelat gelap itu lagi. Dengan rambut yang dipotong sebahu itu lagi. Aku bisa tenggelam berlama-lama di sana. Di mata itu dan di wangi rambutmu.Aku ingin membuatmu tertawa lagi, dengan cerita-cerita yang aku cari dari buku...

Aku menulis ini untukmu

Aku menulis ini untukmu. Untuk semua tawa yang sudah kamu buat dan untuk ingatanku yang sudah kamu ikat.Aku tidak menyesali semuanya meski pada akhirnya kita tidak bisa bersama. Kamu sudah pernah membuatku tertawa, itu sangat cukup, lebih dari cukup....

Orang Ini

Orang yang pernah menjadi yang paling aku sayang, sedang di depanku sekarang.Dia masih menggenggam cangkir teh hangatnya dengan dua tangan, mengangkatnya, menghirup aromanya sebentar, baru meminumnya. Sesuprut demi sesuprut. Dia selalu melakukan itu, menikmati teh hangat pelan-pelan. Kebiasaannya yang...

Kalau Kamu?

"Kamu sudah makan?""Belum. Kamu?"Aku tidak tahu apakah orang lain mengalami hal yang sama denganku, tapi setiap pertanyaanmu tentang aku, selalu terasa menyenangkan. Seolah-olah kamu begitu perhatian. Meski itu hanya, "Kamu?" atau "Kalau kamu?"Karena itulah aku juga sering bertanya kepadamu...

Seharusnya

Seharusnya, aku bisa menemanimu sekarang. Menjaga bahagiamu, menerima bagian kesedihanmu untuk kudaur ulang menjadi hati baru. Seharusnya, aku yang pertama kali mengucapkan selamat pagi kepadamu setiap hari dan selamat malam yang terakhir kali. Melihatmu di sampingku setiap akan dan...

Page 6 of 6 1 5 6

About Me

Erick Namara

Blogger & Traveler

Hello & welcome to my blog! My name is Serdadu Tridatu and I'm a 20-year-old independent blogger with a passion for sharing about fashion and lifestyle.

Instagram