Erick Namara

Erick Namara

Teman Kita Pernah Bercerita

Teman kita pernah bercerita.Ada dua orang yang selalu tidak sabar menunggu pagi. Keduanya, ingin terus bertemu lagi, untuk saling mengagumi. Merasakan hangatnya percakapan, merasakan bagaimana ternyata seseorang bisa membenci malam karena itu artinya perpisahan.Menyenangkan. Dua orang itu juga...

Seratus-Seratusnya

Kalau ada yang bertanya apa 100 hal yang bisa membuatku bahagia, aku bisa menjawab kamu seratus-seratusnya.

Kalau Kamu Tidak Bisa Melakukannya, Lebih Baik Pergi Saja

Aku menuntutmu mencintaiku seolah-olah belum pernah ada yang menyakitimu. Lepaskan luka-lukamu yang dulu, lepaskan bahagiamu yang dulu. Kamu sudah bersamaku, bukan bersama masa lalumu. Jadi, jangan mencintai orang yang baru dengan hati lamamu.Aku menuntutmu untuk memberikan hati dan...

The Worst Part?

Tidak ada lagi yang sama. Tempat yang biasa kita datangi, warung mi ayam langganan kita, atau kacang rebus pinggir jalan di pojok perempatan dekat pos polisi. Rasanya sama, tetapi tetap suasananya berbeda. Dulu, kalau ada kamu, aku menikmati...

Sampai Kapan?

Dua tahun mengenalmu, membuatku hafal dengan kebiasaanmu.Yang selalu menambah satu air mineral kalau memesan minuman apa pun. Katamu, yang manis untuk nongkrong sama aku, yang air mineral untuk hausmu.Yang selalu geleng-geleng kepala setiap aku memborong buku atau sedang...

Setelah Kamu Tidak Lagi Ada

Kadang-kadang, aku kangen kamu. Kangen ketika kita sering ngobrol dan tertawa dulu. Kangen ketika kita berdua duduk berhadapan dengan secangkir kopi Lampung hitam di mejaku dan secangkir teh melati di mejamu. Kangen menemanimu bercerita seolah sebuah kamus humor...

‘Ada’

Ta, bukan jarak yang membuat kita terasa jauh, tetapi karena kita tidak saling berbicara. Maksudku, benar-benar berbicara. Bukan sekadar, “Kamu lagi apa?”, atau menceritakan apa yang hari ini kamu atau aku lakukan. Tetapi, apakah hatimu berubah? Apakah di...

Sampai Aku Bisa untuk Tidak Merindukanmu Lagi

Kita tidak akan berbicara tentang bagaimana kamu mematahkan hatiku, atau bagaimana lelahnya aku untuk berusaha melepaskanmu setelah itu. Itu tekadku hari ini.Aku tidak mau membahasnya. Biar aku yang merasakannya, dan menyimpannya. Karena seberapapun aku menjelaskannya, kalau tidak mengalami...

Keping – “Kamu Hanya Takut untuk Pergi”

1.Kamu tahu tidak ada gunanya di sini, bersama orang yang sudah tidak sama lagi. Kamu hanya takut untuk pergi.2.Awalnya membanding-bandingkan, lalu mencari kekurangan biar ada alasan melepaskan.3.Yang dilepaskan kan perasaannya, bukan silaturahimnya.4.Aku cemburu, sayang. Aku hanya tidak bisa...

Epiphany*

Bapak tua di depan kami bukanlah siapa-siapa. Waktu itu kami hanya mampir di sebuah warung remang-remang kecil di tengah perjalanan ke Wonosari dari Yogya.Pada saat kami datang, dia sudah duduk di sana. Berceloteh apa saja. Kata pemilik warung,...

Page 2 of 25 1 2 3 25

About Me

Erick Namara

Blogger & Traveler

Hello & welcome to my blog! My name is Serdadu Tridatu and I'm a 20-year-old independent blogger with a passion for sharing about fashion and lifestyle.

Instagram